Tuesday, May 29, 2007

Action.....Click...click.....(ii)

Sebenernya masih banyak, tapi gak sanggup nungguin downloadnya.
Jadi, segini aja yaaaaaa...........


Semarang, 20 Mei 2007

Tuesday, May 22, 2007

Libur........(part two)

Sabtu, 19.05.2007


Pagi2, di drop sama Opa dan Oma di Gang Baru, kawasan china town-nya Semarang. Dipasar yang menggunakan jalan umum ini dari ujung gang warung sampai gang pinggir, ramai menjual berbagai macam sayuran, daging, ikan, buah, jajanan pasar, asinan, makanan kering, galantine, kekian, dan berbagai kue kue basah. Wah ramainya. Si Mbak sampai pusing juga karena panjang dan ramai sekali pasarnya. Apalagi ada mbok bakul (perempuan yang membawa bakul kosong dibelakang pundaknya, guna membawa belanjaan ibu-ibu, mereka dibayar serela ibu yang menyewanya). Si Mbak kesenggol-senggol sama bakul yang begitu besar. Ha ha ha!

Kita juga jajan beberapa jajanan pasar disana. Beli beberapa oleh-oleh seperti kerupuk bawang, kekian, galantine, kerupuk gendar dan bubuk kedele untuk makan lontong opor. Sempat juga kita mampir ke kedai Es Gempol Plered. Wah sekarang yang jual gaya lho! Pakai kartu nama. Jadi bisa pesan untuk acara pesta ato lainnya.

Pulangnya kita menikmati naik becak sampai anggrek. Raf terkantuk-kantuk terkena semilirnya angin........

Jam 12.30an, dijemput sama opa dan oma untuk makan siang. Kali ini makan Tahu Pong Semarang di dekat perempatan Depok. Kedainya kecil. Tapi ternyata dalamnya penuh euy! Sudah ada pendingin ruangan, but tetep aja panas karena saking banyaknya orang didalamnya.

Tahu pong itu adalah tahu yang digoreng, dalamnya kosong, gak seperti tahu lainnya yang kalo digoreng, tetep aja dalamnya bentuknya tahu (Yang ini namanya Emplek). Dimakan pakai udang yang dibuat rempeyek, pakai acar lobak, and bumbu kecap pakai petis. Dimakan dengan nasi panas ato begitu aja.
Kalo di Jakarta yang udah pernah aku coba dan bisa dibilang enak di Hayam Wuruk, seberang Carrefour Duta Merlin, and satu lagi Tahu Pong Lios. Di Tanjung Duren Raya , Jakarta Barat.

Selesainya, kita di drop di Citra Land, berhubung Opa mau besuk orang di RS Telogoredjo.
Baru sampai McD, Peni sms kalo mau ketemuan jam 14.00.
Winks.... harus buru-buru antar Raf kerumah, menidurkan Raf, baru berangkat lagi. Untung aja rumahnya deket banget, tinggal jalan kaki. Jadi buru-buru deh!

Jam 14.00 aku berangkat lagi ke CL. Peni sudah menunggu. Wah... rasanya senang sekali bisa ketemu dia! Kita ngobrol di Espresso Coffee, sambil minum Iced Chocholate. Seger......
Peni masih bertugas di Aceh, dan besok pagi harus kembali ke Aceh. Alamakkk.. cepet sekali!
Puas ketemuan sama Peni, aku langsung pulang. Karena malamnya ada janji mau makan Nasi Pindang ato Nasi Gandul. Hmmmmm...

Malam ini Semarang diguyur hujan lagi. But sepotong Lumpia Xpress sudah membuat sedikit kenyang. (Lumpia itu dibuat dari irisan rebung muda (bambu muda) ditumis dengan bawang putih, udang, telur, kecap, lalu dibungkus dengan kulit lumpia. Disajikan digoreng ato dimakan begitu saja dengan pelengkapnya, daun bawang, acar ketimun dan ramuan berbentuk jeli yang dibuat dari bawang putih, gula merah. )


Jam 7 lewat kita ke Mataram, tempat yang jual Nasi Pindang Grajen. Ternyata hujan yang cukup deras mengguyur, membuat orang pada kelaparan. Buktinya? Jualan Nasi Pindangnya sudah hampir habis! Pernah makan? Nasi Pindang itu asli dari Kudus, rupanya seperti Rawon, hanya saja bersantan. Dan menggunakan banyak daun melinjo. Kalo orang jawa bilang pake daun So, daun yang buat sayur asem itu lho. Enak dimakan panas-panas pake kerupuk.

Nasi Gandul

Sekalian juga kita mampir ke kedai Nasi Gandul Pak Memed. Letaknya di jl. Dokter Cipto, gak jauh dari perempatan Patimura-Citarum. Dipinggir jalan juga, tapi yang datang juga pada bermobil. Menu yang disajikan mirip dengan nasi pindang, hanya saja nasi gandul memiliki citarasa yang lebih pedas. Dagingnya boleh pilih, mau daging, atau jerohan.

Namanya juga coba, jadi belinya satu porsi doank.
So well... ada yang mau coba juga?


Minggu, 20.05.2007

Pagi-pagi udah diajak ke Puri Anjasmoro. Kali ini tujuannya adalah makan Lentok Tanjung Karang Kudus. Aneh ya namanya? Kita coba saja!
Ternyata makanan yang namanya aneh tersebut gak lain daripada lontong disiram sayur lodeh nangka muda, plus kerupuk dan telur. Rasanya? boleh juga. Panas nikmat, mirip dengan lontong sayur, cuma sayurnya aja yang diganti nangka muda! Hmm! Gak lupa nyobain asem-asem daging dan membawa pulang sebungkus Garang Asem Ayam.

Siang hari sudah terjadwalkan untuk makan Pecel Kangkung bu Sri di Pekunden. gak jauh dari rumah Opa dan Oma.
Whalah.. ternyata yang beli rame sekali. Untung saja rumahnya hanya jalan kaki satu menit. jadinya bungkus bawa pulang. Harganya? sekarang seporsi Rp. 11.000 mahal ya? iya! kacangnya mahal! Rasanya? uenaaaaakkk!

Untuk malam ini sudah terjadwalkan untuk beli Mie Jowo Pak Har di Karang Wulan.
Kedainya kecil dipinggir jalan, pakai tenda. Yang datang? sama aja dengan yang lain, pada bermobil ria! Seporsinya Rp. 7000, isinya mie, tomat, daging ayam, kekian, kol, caisim. enak dimakan panas-panas. Mau pake kuah boleh, namanya mie godog, ato digoreng juga ok.
Yang terkenal sampai buka cabang di Jakarta ya Mie Jowo Pak Gareng. Sampai buka cabang di Pancoran Timur (ato Barat, gue lupa). Masuknya dari jalan Raya Pasar Minggu (Patung Pancoran), lalu lurus aja, ketemu sama Bank Permata disebelah kiri jalan, belok tepat disebelah bank, lalu lurus aja. Nah lokasi mie jawa pak gareng ini disebelah kiri, sebelahnya Alfa Mart.


Senin, 21.05.07

Nah hari ini, kita di oma anggrek lagi. Pagi ini mau urus tiket ke Garuda, di Hotel Horison. Gak jauh dari rumah. Tinggal jalan kaki lima menit. Acara lainnya adalah pergi mengunjungi saudara yang lainnya, sekalian pamit karena besok rencananya harus pulang Jakarta lagi.
Urusan tiket udah selesai, but aku minta reschedule jadwalnya, minta mundur agar sampai Jakartanya juga sekitar jam 3an, karena baru bisa dijemput Mr Bear. But disuruh untuk telepon kembali setiap 2 jam untuk cek statusnya. Oh No!!

note: foods pictures in this story are taken from internet.

Saturday, May 19, 2007

Libur........(part one)

Liburan tlah tiba...

ha ha ha! menyambung postingan kemarin, kali ini nekad untuk ambil off dan liburan ke Semarang.
Tujuannya yang pertama pasti untuk menghilangkan penat di kepala yang udah meradang kemana-mana (karena stress dengan sesuatu hal).
Setelah ikut ujian persamaan untuk sertifikasi AAJI (dan cukup sukses, menurutku), akhirnya diputuskan untuk segera mencari tiket. Rencana awal memang naik kereta api. Santai plus nyaman.

Hari Minggu tgl 13 mei, after misa, aku diantar mr Bear ke Gambir untuk booking ticket train. Dapat... untungnya memang rencana keberangkatan hari Rabu pagi, jadi senin dan selasanya aku masih sempat untuk kerja. Untuk hari Rabu malamnya, ticket fully booked! Karenan liburan panjang cuti bersama dari pemerintah itu lho!

Rabu 16.05.2007
Pagi2, semua ribet, ribut dan terburu-buru. Bukan karena bangunnya telat, tapi karena memang mau buru-buru berangkat ke Gambir. Setelah semuanya beres, Raf baru dibangunin. Dia mungkin shock juga karena pagi2 udah dimandiin. Nangis bo... tapi gak lama. Segera berangkat ke Gambir. Naik taxi aja, karena takutnya Mr Bear kena 3 in 1 di jalan. Perjalanan ke Gambir cepat dan masih lengang karena belum kena macet.

Gak berapa lama, keretanya datang, langsung kita masuk kedalam kereta dan mencari tempat duduk. Raf sempat disuapin bubur dulu. Karena masih pagi. Mr Bear langsung berangkat ke kantor. Thanks say......
Dalam perjalanan Raf sempat tertidur. But gak lama. Jam 11 lewat dia udah bangun dan mulai bertingkah, minta jalan kiri-kanan. Tebar pesona dan makan strawberry.
Perjalanan cukup nyaman, karena kereta hanya berhenti di stasiun Tegal, Pekalongan dan langsung Semarang. Tidak ada pedagang asongan yang masuk. AC cukup dingin selama perjalanan yang menyebabkan aku pakai jaket. Lagian juga diluar sepanjang perjalanan pantai utara turun hujan! Selama perjalanan cukup untuk koreksi satu kelas manajemen pemasaran.
Ditengah perjalanan ada SMS masuk. Dari Peni. Dia akan tiba di Jakarta sekitar jam 14.00 dari Aceh. Dia minta ketemuan somewhere that i can meet her. Wah sayang Pen, aku lagi otw ke semarang. But Peni malah bilang kalo dia tomorrow afternoon will be at semarang too! So kenapa gak ketemuan aja disana? hi hi hi!
Sampai di Semarang jam 13.30. Dijemput sama oma dan opa Sonny. Langsung ke rumah opa dan oma di Pekunden. Raf kelihatan antusias banget selama dalam perjalanan kerumah opa!
Selesai mandi, kebetulan ada jajanan Pecel Semanggi plus Sate Keong (Escargot?!?!) lewat. (Eva, bener gak sih nulisnya? kan elo yang fasih France!! ) ..Udah lama banget nih gak makan. Dagangan si mbok pecelnya juga kayaknya bersih. Jadi, kenapa tidak? Well, ini jajanan pertama deh. Satu pincuk (daun pisang) pecel semanggi plus sate keong and kerupuk gendar, and bumbu kacang yang pedez. Hmmmmm... enak!
Malamnya kita berburu bubur ayam. Tumben, kali ini bukan yang di Depok, tetapi yang di jalan MT Haryono. Namanya bubur ayam Ristana. Kedainya kecil, disebelahnya juga ada Empal Ristana. Wah kelihatannya yummy juga nich. Sepiring bubur plus telur kecap, abon ayam, irisan seledri, cakue,....panas-panas nikmat. Apalagi kota Semarang seharian diguyur hujan!
Raf? jangan ditanya, habis setengah mangkuk bubur! Enak kan?????

Kamis, 17.05. 2007
Pagi-pagi udah ke Mataram, tepatnya di emperan sekolah St Josef. Ada nasi ayam uenak disini. Yang beli? Wah pada naik mobil, ngantri. Yang jual mbok agak gemuk, kalo gak salah namanya Nasi Ayam Bu Nyoto. Bawa banyak bakul, isinya nasi, opor ayam, tahu, sambal goreng labu siam, dan suwiran daging ayam. Boleh makan ditempat ato dibawa pulang.


Siangnya kita diajak ke Baron, tambak tempat pemancingan ikan bandeng dan lesehan. Lokasinya di Puri Anjasmoro. Pas banget dengan suasana Semarang yang panas. Disini berangin dan sejuk. Menunya? Ada Bandeng Kropok (bandeng goreng dibumbui kecap pedas dengan perasan jeruk nipis), Bandeng Bumbu Bali, yang ini rasanya pedas manis, ada Bandeng Goreng Kering, Bandeng Bakar. Semuanya uenakkkk! Apalagi plus es degan (kelapa muda). Yummy! Aku makan bandeng kropok. Pedes enak. Plus sayur asam, lalapan dan es degan, disertai angin sepoi-sepoi dari tambak bandeng.
Gak lupa beli Poffertjes Toko Oen (resep poffertjes disini) yang kebetulan buka di Citra Land. Wah kalo yang ini jangan sampai dilupakan, karena kalo yang di Jakarta aku gak tahu belinya dimana. Poffertjes itu bentuknya bulet-bulet, ada taburan keju or meises di atasnya. Dimakan panas-panas. Wah enak nian. Dibuat dari campuran tepung terigu, telur, susu, vanili.

Malam harinya diajak makan di resto jawa Puri Oka, letaknya di bekas bioskop Murni, Gajah Mada, tempatnya bentuknya Ruko. Menu yang disajikan lumayan beraneka ragam. Sebenarnya mungkin lebih ke chinese food and international food yach, tapi variasi makanan jawanya lumanyan banyak. Aku pesan Mie Hotplate Jamur. Sausnya rasa barbeque. Pake irisan jamur. Wuih... panas-panas nikmat! Opa Sonny gak lupa pesan Steamboat. Sajian sawi putih, caisim, baso ikan, baso sapi, baso kepiting, dan chikuwa yang dimasak panas2 didepan kita. Wah jadi nambah keringetnya! Selama kita menanti datangnya pesanan, kita boleh ambil beberapa jenis camilan disana, ada keripik kentang, keripik makaroni, gratis! Jadi kita gak bosen nunggunya!


Jumat, 18.05.2007

Berhubung hari ini opa dan omanya masuk kerja, karena lagi banyak proyek, akhirnya aku, si Mbak dan Raf mau jalan-jalan sendiri. Pagi ini, kita diajak ke Soto Bokoran di Plampitan. Warungnya tipe rumah kuno jaman dulu banget. Tapi yang datang? Jangan ditanya. Rata-rata bermobil. Yang datang juga kebanyakan keluarga. Menu yang disajikan? Gak banyak. Cuma semangkuk nasi soto plus variasi gorengan di meja, ada tahu and tempe goreng, perkedel, sate kerang, kerupuk. Mau? tinggal ambil aja kok. Bayar belakangan. Yang ngantri? Amit-amit. Nunggunya bisa lima belas menit. Mana kurang nyaman, karena saat kita makan, sudah banyak orang yang rela mengantri di belakang kita untuk duduk. Pelayanan juga sedikit lelet lambat dan pendengaran yang kurang baik. Order pesanan bukannya dicatat malah disimak. Otomatis si pelayan tanya lagi, tanya lagi.

Terus kita iseng mampir pasar. Beli jajan pasar disana. Ada bubur, nasi pecel, ada galantine. Pokoknya macam2! Enak2 dan murah2! Gak lupa beli kue lekker. Sebenernya kayak crepes gitu, cuma dalamnya pisang plus meises. Enak, cuma Rp. 500. Padahal jaman dulu waktu aku kecil, cuma Rp. 200an lho sebuahnya. Si abang masih setia mangkal diujung Anggrek!

Aneka jajan pasar, ada gethuk, ketan biru, lupis, cenil, sawut, gendar, cethot, disajikan dengan taburan kelapa parut, gula pasir ato unti kelapa.
Aku juga coba pergi ke Family Baby Store yang letaknya cuma 200 meteran dari rumah oma. Cari baju lengan buntung buat Raf yang kelihatannya kepanasan terus. But ternyata gak ada. Sementara si Mbak beli Baso Sastro.

Siang hari kita jalan-jalan ke Plaza Simpang Lima and Citra Land. Raf nyaman dalam gendongannya. Kita lihat2 baju and beberapa pernak pernik. Plaza sangat amat ramai. Ternyata sekarang jadi pusat jual beli Hand Phone. Alamak.... rame sekali. Beda dengan Plaza yang dulu, yang sepi. Dan sekarang sudah ada jalan tembus, berupa jembatan yang menghubungkan Plaza dengan Citra Land. Tiba2 Raf merengek. Minta mik susu. Aduh, gawat nich. Musti cari tempat yang nyaman untuk duduk tenang dan menyusui Raf. Akhirnya kita ke Chocholate Cafe di lantai tiga. Ada sofa nyaman dan empuk disana. Dan akhirnya beli segelas ice chocho capuccino juga. Whalah......

Puas jalan-jalan kita pulang, hari sudah semakin sore. Sudah jam 16an saat kita balik ke rumah anggrek, dan ternyata sudah ada satu box isi serabi Notosuman Solo yang dibelikan opa Sonny. Thanks opa!
note: food pictures at this story are taken from internet.

Tuesday, May 15, 2007

LIbur Panjang (lagi)

Nah ini nih hari yang ditunggu-tunggu sama semua pekerja yang tinggal di Indonesia.
CUTI BERSAMA lagi.... gak tanggung-tanggung, Kamis 17 Mei, (pas kenaikan Isa Al Masih), lalu Jumat (diliburkan) dan Sabtu (juga diliburkan) plus hari Minggu jadi 4 hari deh... asyik kan?
Jarang jarang lho ada pemerintah yang sengaja meliburkan pekerjanya seperti di Indo. Ha ha ha...... yang pasti nih, tiket transportasi angkutan umum keluar kota sudah ludes sejak seminggu yang lalu.
Tiket kereta, pesawat dan bus sudah fully book. Semuanya sudah merencanakan perjalanan pulang kampung. Harga tiketnya? Udah lihat di monitor pengumuman (announcement board), harga tiket jadi mahal sekali. Contohnya, Argo Bromo Anggrek, kereta Jakarta Surabaya ini yang biasanya cuma 180 ribuan, tanggal 17-20 Mei besok harga tiketnya jadi 250 ribu one way!
Pesawat? Jakarta- Semarang yang biasanya cuma hampir 200 ribuan, menjadi 350 ribuan!
Wow.........

Tapi gak ada salahnya sih pemerintah mengadakan cuti bersama seperti ini. Positifnya adalah karyawan merasa puas, gak pake bolos hari jumat dan sabtunya (biasanya alasannya Jumat ato Sabtu kejepit). Tapi yang sengsara adalah masyarakat yang memerlukan transaksi perbankan, butuh uang tunai (yang gak punya ATM), yang ngurus surat-surat penting seperti paspor, visa, atau kebutuhan urgent lainnya. Bener-bener harus closing date hari rabu besok and mulai lagi hari senin.
Gimana dengan mereka yang membutuhkan pelayanan seperti rumah sakit ya? Oh ya, pastilah mereka buka. Tapi dokter dan susternya? Apa mereka juga cuti bersama?
Terus..... tempat hiburan? So pasti dibuka, malah banyak pengunjungnya. Harga tiket masuknya juga pasti dinaikkan nih!

So.. temans... ada rencana liburan kemana nich??????

Monday, May 14, 2007

Rapelan

Selasa, 08 Mei 2007
Setelah batal operasi katarak jumat kemarin, akhirnya Selasa sore, aku antar mama ke JEC Menteng untuk operasi. Kebetulan dokter matanya jatuh dan tangannya patah, sehingga digantikan oleh dokter pengganti. Semoga hasilnya bagus aja.
Jam 15.30an mama masuk ruang operasi, lalu persiapan masuk kamar operasinya.
Yoto sudah datang duluan, langsung dari kantor. Yanto juga menyusul.
Jam 17an, operasi selesai, namun katanya rasanya masih sakit dan masih istirahat sebentar.
Jadinya kita tunggu sampai jam 17.30an, baru mama siap untuk pulang.
Ternyata memang manjur.. ha ha ha.. baru aku masuk ruang pemulihan untuk menjenguk, eh dari jauh mama sudah melihat, bahkan teriak panggil aku.... jadi sudah kelihatan yaaaa.....


Rabu 09 Mei 2007
Hari ini jadwal kontrol ke dokter mata.
Naik taxi aja, aku cape banget soalnya.
Setelah di periksa sama dokter Hadi, (tangannya bener patah euy... katanya jatuh di gym), katanya hasil operasinya sukses, bahkan lebih baik dari perkiraan!
Jumat minggu depan sudah boleh operasi untuk mata kanannya! Siap????


Kamis 10 Mei 2007
Ketemuan sama Mommy di Superindo DM, kebetulan mom juga habis ada perlu. Jadinya sekalian. Juga dimasakin terik hati sapi.. yummy......


Jumat 11 Mei 2007
Belajar rodi... eh belajar mati-matian demi ujian besok!


Sabtu 12 Mei 2007
Ada upacara di A, mr Bear yang ikutan. Aku preparing untuk ujian jam 10 di Untar.
Cukup lumayan susah soal ujiannya!
Gak sengaja ketemu Selvia. Seneng juga ketemu temen lama sekalian ngobrol....
Siangnya antar Mr Bear les, and malamnya jemput sekalian ke Mal Puri Indah. Jalan2... udah lama gak refreshing!

Tuesday, May 08, 2007

Mbah Jingkrak

Baru denger? sama!
Ini ternyata sebuah nama tempat di Semarang, tepatnya di kawasan Taman Beringin yang menjual makanan yang super pedas dan super kelewatan namanya.

Ada Daging Genderuwo, Sambal Iblis, Ati Boyo (Hati buaya), Pitik Setan (Ayam Setan).
Wah serem ya? Apa jualannya deket sama kuburan? Ha ha ha... ternyata tidak. Makanan2 tersebut dibuat dengan rasa super pedas dengan penambahan cabe rawit yang sangat amat banyak!
Aku juga baru dengar dari temanku Tedi, yang tinggal di Bandung dan menanyakan apa aku pernah mencoba makan di Mbah Jingkrak.

Nah kebetulan kemarin cuaca panas sekali. Kayaknya enak ya pulang kerja makan Asinan Betawi. Asem-pedas segar. Kali ini aku mampir di dekat jalan Tol Tomang, belakang Taman Anggrek, tapi bukan di tempat Mbah Sawal seperti biasanya. Ada satu lagi penjual yang kelihatannya bersih tempatnya, dan buah serta sayuran yang ditata tersusun rapi.
Iseng2 coba beli dua porsi. Sampai dirumah, langsung mencoba asinan tersebut.
Alamak...... bener-bener bisa jingkrak-jingkrak! Pedesnya euy! Banget! Cabe merahnya buanyak banget, ditambah lagi ada cabe rawit uleknya! Mati aku! Bisa sakit perut nich.
Ternyata penggunaan cabe merah dan rawit yang berlebihan memang bisa membuat kita jingkrak-jingkrak kepedesan!
Ha ha ha!!!!!!

Sunday, May 06, 2007

Goody Bags

Minggu kemarin, ada teman Raf yang ultah di kelas Batita di gereja. Bagi2 goody bags, yang isinya wafer, coklat, susu mimi, permen dan beberapa biskuit.
Nah minggu ini, Raf yang gantian bagi goody bags.
Isinya gak banyak, hanya minuman buah mr jussie, wafer, choco roll, hello panda biskuit dan oreo!
Tapi alamak.. yang datang banyak sekali, seperti pasar malam beneran. Aku sampai kaget. Gak biasanya segini banyak. Padahal katanya hanya 30 batita yang dateng. Ternyata hari ini bisa full banget. Bahkan nyaris 40 batita. Busettt...akhirnya diputuskan, yang dibawah 1 tahun tidak mendapatkan jatah, karena belum boleh makan makanan seperti itu.
Well, akhirnya cukup juga 30 bungkus goody bags...
Thanks God.......

Waktu dinyanyikan Happy Birthday, Panjang Umurnya dan saat berdoa bersama dengan kakak pengasuh kelas Batita, Raf digendong, tapi karena dalam keadaan pilek, dia diam saja. Kemudian dia mulai merengek minta digendong sama aku.
Dan moment yang paling berharga, saat pembagian goody bags dan pemberian salam dari teman2nya, Raf tertidur dengan pulasnya setelah minta minum susu mama!
Waduh...............gimana tho Raf....????

Thursday, May 03, 2007

Buka- tutup- buka- tutup

Ternyata yang namanya baby itu punya banyak akal lho. Entah bagaimana caranya dia berusaha mendapatkan sesuatu.
Contohnya Raf. Kalo dibawa kerumah oma-opanya, dia tahu, ada lemari kecil yang isinya toples (plastik) berisi kerupuk, kue kering, susu, gula, kopi.
Ternyata Raf itu memperhatikan sekali saat Opa mengambil toples berisi kerupuk, atau mengambil kopi. Dia perhatikan cara si Opa membuka lemari tersebut. Dia lihat juga bagaimana cara menutupnya.
Nah, kebetulan, Raf memang suka dengan kerupuk (alamaaaak... kayak opanya!).
Dia merangkak sendiri ke lemari tersebut. Pertama-tama kita cuma lihat dia buka-tutup-buka-tutup lemari.
Dari jauh kita mengamati, apa yang akan dilakukannya dengan hanya membuka tutup lemari.
Setelah merasa safe dan yakin cara yang dilakukannya benar, kemudian dia buka lemarinya dan dia ambil toples yang berisi kerupuk dengan tepat!
Padahal didalam sana ada beberapa toples yang sama dengan isi kue kering.
Dibuka tutupnya (karena kebetulan tinggal diangkat ke atas), dan diambil kerupuknya! Kerupuk Udang yang besar pula, lalu dinikmati dengan muka senyum-senyum.
Kita yang melihatnya jadi geli. Kok tahu ya, bagaimana caranya.....
Ah, kamu memang sudah bertambah besar sekarang Raf.....!!!